Teori Andragogi dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam: Rekonstruksi Pendekatan Pembelajaran Agama Untuk Generasi Milenial
DOI:
https://doi.org/10.63018/jpi.v3i01.176Keywords:
Andragogi, Filsafat Pendidikan Islam, Pembelajaran Agama, Generasi MillenialAbstract
Teori andragogi sebagai pendekatan pembelajaran orang dewasa menjadi relevan dalam konteks pendidikan agama Islam, terutama bagi generasi milenial yang memiliki karakteristik unik dalam proses belajar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis teori andragogi melalui lensa filsafat pendidikan Islam dan merekonstruksi pendekatan pembelajaran agama yang sesuai dengan kebutuhan generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis filosofis dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip andragogi seperti otonomi belajar, pengalaman sebagai sumber pembelajaran, dan orientasi praktis sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang menekankan kemandirian (istiqamah), kebijaksanaan (hikmah), dan aplikasi ilmu dalam kehidupan (amal shalih). Namun, pendekatan ini perlu diintegrasikan dengan konsep tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib untuk menciptakan keseimbangan antara kebutuhan kognitif, afektif, dan spiritual. Rekonstruksi pendekatan pembelajaran agama untuk generasi milenial harus mempertimbangkan penggunaan teknologi, dialog interaktif, dan kontekstualisasi nilai-nilai Islam dalam realitas kekinian. Artikel ini memberikan kontribusi berupa sintesis antara andragogi dan filsafat pendidikan Islam dapat menghasilkan model pembelajaran yang lebih efektif, partisipatif, dan relevan dengan dinamika zaman.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Latifah Fitriani, Fihris, Nasikhin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.